MAKNA KEHILANGAN

April 6, 2021

Kehilangan punya makna penting juga bagi hidup ini. Bukankah kehilangan kerap menyadarkan orang akan nilai dan pentingnya dari yang hilang itu? Tim Search And Rescue (SAR) disediakan dengan alasan yang sama. Selama masih memungkinkan, pencarian dan penyelamatan manusia yang amat berharga perlu terus dilakukan.

Menarik, sebagian tema penting dari Alkitab menyangkut tentang kehilangan. Sang Guru melukiskan bahwa kasih Allah itu amat besar dan tidak rela membiarkan satu pun manusia hilang (Mat 18:12-14; Luk 15: 1-7). Kisah paling mengesan dan kaya makna adalah perumpamaan tentang “prodigal son” atau anak yang hilang (Luk 15: 11-32). Bahkan kaum pendosa pun amat berharga di mata Allah.

Semakin tinggi nilai dari yang hilang, semakin sungguh-sungguh upaya dalam mencarinya. Ikatan kuat secara emosional yang melewati perhitungan rasional ikut mewarnai usaha dalam mencari.

Kasih Maria Magdalena kepada Sang Guru kehidupan hanyalah salah satu contohnya. Pagi-pagi benar dia sendirian menangis di dekat kubur, karena Sang Guru diambil dari makam. Dia tidak tahu di mana diletakkan (Yoh 20: 13) dan merasa sangat kehilangan.

Tatkala Sang Guru Kehidupan kemudian menampakkan Diri kepadanya, erat-erat dia memegang-Nya. Tak mau kehilangan untuk keduakalinya. Sang Guru pun bersabda, “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu” (Yoh 20: 17).

Kasih Sang Guru atas dirinya begitu mendalam dan mendatangkan kebahagiaan yang tak dapat diberikan oleh dunia ini. Dalam arti tertentu dia telah mengalami persatuan kasih sempurna dengan-Nya. Dia ingin merasakannya untuk selamanya. Juga bila itu cukup hanya dengan berada di dekat kubur-Nya.

Kerinduannya terpenuhi bukan dengan melihat mayat, tetapi lewat sentuhan dan sapaan kasih yang lembut dan hangat. Tuhan menjawab kerinduannya. Badan yang layu dan hati yang hampa berubah penuh semangat. Demikianlah orang yang mengalami perjumpamaan dengan Tuhan.

Apakah yang orang lakukan tatkala miliknya yang paling berharga hilang? Orang yang percaya bahwa Tuhan itu paling berharga, di atas segalanya, akan menempuh segala upaya untuk menemukan Dia tatkala disadari telah hilang dari hidupnya. Dalam hal ini Maria Magdalena telah mengajar orang tentang memahami makna kehilangan.

Selasa, 6 April 2021
RP Albertus Herwanta, O. Carm